You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pembangunan MRT Butuh Anggaran Tambahan
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Pembangunan MRT Butuh Anggaran Tambahan

Anggaran untuk pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) fase 1 koridor Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia kurang Rp 2,56 triliun. Kekurangan anggaran ini rencananya akan disampaikan pada Japan International Cooperation Agency (JICA) selaku pemberi pinjaman dana.

Jadi kami harus memperkuat kontruksi bangunan untuk menyesuaikan dengan aturan yang ada

Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar mengatakan, ada tiga faktor yang menyebabkan kekurangan anggaran ini. Pertama, yakni adanya aturan baru dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait dengan koefisien gempa.

"Jadi kami harus memperkuat konstruksi bangunan untuk menyesuaikan dengan aturan yang ada," kata William, di Kantor PT MRT Jakarta, Selasa (15/11).

Sumarsono Cek Perkembangan Proyek MRT

Penyebab kedua yakni ada masalah pembebasan lahan untuk proyek MRT layang. Sehingga pihaknya harus melakukan perubahan desain beberapa titik stasiun.

Kemudian, mengenai harga yang berlaku pada saat kontrak perlu dievaluasi kembali. Pihaknya telah meminta Badan Pengawas Pembangunan dan Keuangan (BPKP) serta pihak ketiga untuk melakukan pemeriksaan ulang terkait kebutuhan anggaran tersebut.

"Jadi kami kekurangan Rp 2,56 triliun akibat perubahan tersebut. Pak Gubernur minta agar anggaran ini dievaluasi, makanya kami minta BPKP dan pihak ketiga untuk audit," ucapnya.

Saat ini Pemprov DKI Jakarta telah mengirim surat ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk melakukan negosiasi ulang kepada JICA.

"Dana ini pada tahun 2018 harus sudah ada. Makanya kami minta agar pinjamannya ditambah," tandasnya.

Seperti diketahui pembangunan MRT fase 1 ini mendapat pinjaman dari pemerintah Jepang melalui JICA. Untuk fase 1 total anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 14,178 triliun atau 123,36 juta Yen.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1223 personAnita Karyati
  2. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1033 personFakhrizal Fakhri
  3. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye881 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Pemprov DKI Bakal Hubungkan Dua JPO di Rasuna Said

    access_time05-08-2026 remove_red_eye750 personDessy Suciati
  5. Dinas LH Tangani Tumpukan Sampah di Kedaung Kaliangke

    access_time07-08-2026 remove_red_eye710 personAldi Geri Lumban Tobing